Israel Lakukan Kejahatan Pembersihan Etnik di Palestin

4 Dis, Palestin – Wakil Arab di Parlimen Israel, Mohamed Baraka (Ketua Front Demokratik untuk Perdamaian dan Kesamarataan), pada Rabu (2/12), menyeru masyarakat antarabangsa untuk mengatakan dengan sejelasnya terhadap kejahatan pembersihan etnik yang dilakukan oleh pasukan penjajah di wilayah Al Quds yang terjajah.

Barakat mengatakan, “Tanggapan masyarakat antarabangsa merupakan ujian lain bagi kemampuan masyarakat antarabangsa untuk melaksanakan perundangan antarabangsa, meskipun pengalaman puluhan tahun membenarkan kekecewaan Palestin.”

Komentar Baraka ini disampaikan menyusul fakta-fakta yang ditemukan oleh “Pusat Pembelaan Individu Israel” berkaitan dengan penarikan kad pengenalan  identiti Al Quds bagi warga Palestin, setelah lembaga ini berhasil memperoleh data dari Kementerian Dalam Negeri Zionis yang menyembunyikan fakta-fakta ini.

Berdasarkan laporan lembaga ini, jabatan dalam negeri pemerintahan ekstrim Ehud Olmert dan  anggota Parlimen Israel saat ini, Meir Shitrit, menjawat jawatan sebagai menteri dalam negeri, telah melakukan kejahatan pembersihan etnik secara intensif dengan menghilangkan kad identit dari sekitar 4600 warga Palestin di al Quds. Sedangkan jumlah semua kad identiti yang telah dihilangkan selama empat puluh tahun lalu – yakni hingga tahun 2007 – hanya empat ribu warga saja.

Baraka menegaskan , “Tindakan seperti ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Tetapi pemerintah Israel memutuskan untuk meningkatkan kejahatannya di tengah-tengah perundingan yang dilakukan dengan pihak Palestin. Di mana ucapan dan slogan yang memperdayakan tentang perdamaian, diselebungi dengan kejahatan strategi paling berbahaya berhubungan dengan al Quds.” (seto/infopal/din

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Related Posts