Dr. Yusuf Al Qaradhawi: Bersatu Untuk Palestin

datafiles_cache_tempimgs_2009_1_qaradawy_turki_300_0Dr. Yusuf al-Qaradhawi, Presiden Persatuan Ulama Sedunia menyeru agar semua pertubuhan, lembaga dan badan kemanusiaan bersegera dan konsisen membantu Palestin. “Kami ingin mengumpulkan semua orang yang mahu menolong Palestin di seluruh dunia dari timur dan barat,” ungkapnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Syeikh Yusuf al Qaradhawi dalam pidato pembukaan “Konferensi Antarabangsa untuk Membantu Palestin” yang diselenggarakan di Istanbul pada Jumaat, 22 Mei ynag lalu. Konferensi ini dihadiri oleh hampir lima ratus tokoh. Syeikh Qaradhawi mengatakan, “Agar persoalan Palestin menang, kita harus menghimpung kekuatan umat dan menyatakan umat. Inilah yang kita lakukan dalam Konferensi ini. Kita kumpulkan pelbagai aktivis dari Arab, Islam, Kristian dari seluruh dunia. Kita kumpulkan mereka ini membela kebenaran agar berdiri satu barisan seakan mereka bangunan yang kukuh.”

Syeikh Qaradhawi menegaskan lagi, “Ini adalah tugas kita dalam hal ini. Kita satukan dan kita rapatkan barisan dalam menghadapi masalah ini laksana satu tubuh. Inilah yang dilakukan dalam Konferensi ini. Menghimpun usaha dan memobilisasi pelbagai kekuatan, semuanya untuk mendukung kebenaran dalam masalah ini.”

Qaradhawi mengingatkan bahawa kebenaran dalam masalah ini tidak ada perbezaan apapun antara dua orang. Yang ada hanya satu kebenaran.

Tokoh Ulama dunia ini juga menyanjung bangsa Palestin. “Inilah bangsa yang panjang kesabaran dan ketahanannya, sabar atas bencana,” jelasnya. Hal itu, selanjutnya, dibuktikan dalam perang terakhir. Mereka tetap sabar hingga mendapatkan kemenangan. Puji syukur kepada Allah Tuhan semesta alam.

Namun dia menyerukan kepada fraksi-fraksi Palestin untuk bertakwa kepada Allah dalam negara mereka sendiri, bertakwa kepada Allah dalam keluarga mereka. Dia meminta agar fraksi-fraksi Palestin mencapai kesepakatan dan kesatuan, serta mengakhiri perpecahan yang mencabik-cabik entiti Palestin.

Qaradhawi juga berbicara panjang lebar tentang ancaman Zionis yang terus meningkat terhadap kota suci al Quds dan tempat-tempat sucinya. Dia memperingatkan bahaya yang dilakukan oleh pemerintah Zionis Israel terhadap al Quds berupa penggalian, penghancuran, pengusiran dan penafian hak warganya.

Qaradhawi menyimpulkan, “Kita ingin bantuan tetap ke Palestin.” Sehingga tidak ada pemberian yang bersifat sementara dan tidak berkesinambungan. Dia mengatakan bahawa “Menolong Palestin bukan merupakan sumbangan atau sukarela. Namun ianya merupakan tanggungjawab yang telah ditetapkan atas bahu kita.” (seto/pic/fn)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Related Posts