Maafkan kami Wahai Gaza….

“Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu”.

gaza-nasrDemikianlah Allah Yang Maha Suci dan Perkasa memanggil nabi-Nya dan Rasul-Nya Muhammad saw, memberikan dukungan dan keteguhan kepadanya dihadapan tipu daya dan konspirasi musuh-musuhnya, dan begitu pula kami serukan kepada saudara-saudara kami yang terperangkap di Jalur Gaza dengan ungkapan ini:

” Wahai saudara kami di Palestin; janganlah kalian merasa lemah dan merasa sedih..kerana keimanan, kesabaran dan keteguhan kalian akan menjadi contoh dan tauladan bahkan menjadi inspirasi bagi semua orang yang menginginkan kebebasan dan cita-cita kemerdekaan. Bahawa keteguhan kalian tidak akan sia-sia, dan kesabaran kalian tidak akan pergi tanpa makna, Allah bersama kalian dan tidak akan menyia-nyiakan perbuatan kalian.”

Wahai Ikhwah di Gaza yang kami cintai

Kami berlepas diri  dan minta maaf kepada kalian oleh kerana ketidakmampuan pemerintah Arab dan pemerintah Islam; tidak memiliki usaha untuk menghentikan segala sekatan ke atas kalian, tidak mampu membela hak-hak kalian dan apa yang sedang kalian hadapi saat ini; sebuah bencana perang yang tanpa henti yang bertujuan untuk membantai, menundukkan dan menghentikan cita-cita kalian. Kerana itu, pada hari ini kami kohon maaf kepada kalian .. bukan kerana kegagalan usaha kami terhadap kalian, namun, kalian berada dalam situasi yang memprihatinkan, sedangkan kami semua adalah ikhwah se agama dan sedarah, kami akan serahkan ruh dan darah kami untuk membela kalian, terutama disaat pengorbanan berada dalam keperkasaan, sekalipun harus berhadapan dengan kezaliman dan kejahatan dari kerabat dekat.

Dalam sya’ir disebutkan:

Kezaliman yang berasal dari kerabat sangatlah keras yang akan menimpa jiwa…

daripada yang di dapat dari kejahatan orang lain…

dan terhadap situasi penguasa yang hina dan  memalukan

Kami minta maaf kepada kalian kerana situasi yang memilukan ini; yang di dalamnya terdapat pemimpin umat namun dalam diri mereka tidak memiliki i’tikad dan usaha sedikitpun untuk membela anak-anak, janda dan orang-orang lemah; yang telah menjadi korban kejahatan dan kekejaman, sehingga mampu menggerakkan hati yang memiliki hati yang hidup.

Allah berfirman:

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (darjatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”. (Ali Imran:139)

Wahai Ikhwah yang berada di Gaza yang -saat ini- terabaikan namun tetap memiliki jiwa yang teguh dan sabar

Wahai ikhwah yang memiliki keteguhan dan memiliki kesiapan untuk berperang..

Ketahuilah bahawa kalian berada dalam kebenaran, dan bahkan kalian adalah orang-orang yang paling mulia, paling perkasa dan paling kuat dari umat lainnya, bagaimanapun situasi kalian di dalamnya. Dan ketahuilah ada sebahagian pemimpin umat yang jujur dan memiliki kesucian hati berada dibelakang kalian untuk mendukung langkah-langkah kalian dan akan memberikan bantuan dengan apa yang mereka miliki, dan mereka, dalam situasi siap siaga untuk melakukan terbaik untuk kalian; baik tindakan yang termurah (ringan) dan yang termahal (terberat) sekalipun untuk membela kalian. Dan ketahuilah wahai ikhwah yang kami cintai, bahawa kalian adalah pembawa martabat dan kehormatan bangsa, dan yakinilah bahawa pertolongan dalam waktu dekat pasti akan datang, dan kemenangan itu telah dekat dan janganlah berputus asa.

Allah berfirman:

“Sungguh Allah akan menolong orang-orang menolong (agamanya), sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa” (Al-Hajj:40)

Dan ikutilah firman Allah:

“Hai orang-orang yang beriman bersabarlah, dan kuatkan kesabaran dan bersiap siagalah (di perbatasan) kalian, dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung. (Ali Imran:200).

Situasi tragis yang terjadi tanpa henti di Gaza saat ini, merupakan aib yang melekat pada setiap dahi umat manusia secara keseluruhan, apalagi ditambah dengan diamnya dunia  Arab dan dunia Islam terhadap apa yang sedang terjadi di Gaza melebihi batas rasional dan potensi manusia; walaupun pada hakikat dan kenyataan betapa buruknya situasi yang mampu menggerakkan benda mati dan angka-angka yang tidak masuk akal tampak dihadapan:

– 31 % dari pesakit untuk mendapatkan rawatan dan ubatan di luar negeri Palestin dihentikan oleh pihak Zionis yang terdiri dari anak-anak di bawah usia 15 tahun!.

– 1.700 pesakit jantung dan gagal ginjal serta anak bayi yang baru lahir terancam mati di jalur Gaza; oleh kerana terhentinya bilik-bilik operasi dan  kehabisan peralatan pernafasan buatan di ruang perawatan intensif!.

– 93 % dari warga Palestin tidak mendapatkan akses kehidupan yang layak sehari-hari!.

– 51 % dari anak-anak tidak lagi memiliki keinginan untuk melibatkan diri dalam setiap kegiatan, dan  47% dari mereka tidak lagi mampu untuk melakukan tugas dari sekolah atau keluarga!.

– 41 % dari anak-anak di jalur Gaza  mengalami tekanan dan trauma!.

– 48 % dari dari anak-anak menderita kekurangan gizi,

– dan kerana ketatnya sekatan ke atas wakyat Palestin, menyebabkan anak-anak Palestin terhalang untuk ke sekolah sehingga mencapai 40 % ketidakhadiran mereka ke sekolah, sementara sekitar 50% dari siswa menghdapi masalah tidak dapat fokus dalam pelajaran mereka.

– Lebih dari 3,500 perusahaan industri komersial dan perdagangan ditutup; mengakibatkan lebih dari 75 ribu warga Palestin kehilangan pekerjaan mereka!.

– Menurut laporan dari berita di Gaza, bahawa situasi ini bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip kemanusiaan dan mampu menggetarkan anggota badan; di mana gedung perusahaan roti gandum mulai menggiling gandum yang diperuntukkan untuk membuat makanan burung dan binatang, namun diubah untuk menjadi tepung makanan guna memenuhi keperluan di pasar!

Ya Allah!  apakah dengan situasi seperti itu tidak mampu menggerakkan hati nurani seorangpun dari penguasa Arab, hanya sekadar untuk menyediakan segala bentuk dukungan atau bahkan sekadar untuk mengakhiri atau mengutuk atau menyesali situasi yang memprihatinkan tersebut? Kelemahan seperti apa dan kehinaan bagaimana, situasi seperti itu dapat terjadi? Apakah situasi ini dapat mencegah pula bagi warga Gaza yang ingin pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah Haji?

Situasi di Gaza telah membuat malu orang-orang yang berada di sebalik projek zionis Amerika, menghilangkan perasaan belas kasih dan kepuasan dalam diri mereka, mengungkap kepalsuan, mengggugurkan seluruh lembar perjanjian, bahawa mereka adalah orang-orang yang berdosa kerana menghalang sampainya bantuan untuk masyarakat di jalur tersebut ..  Apakah situasi seperti ini tidak mampu melembutkkan hati mereka- jika mereka memiliki hati seperti manusia secara umum – terhadap penderitaan anak-anak, orang sakit dan orang-orang yang lemah? !

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Related Posts