Benyamin Netanyahu terus angkuh dan berbohong

netanyahu“Jerusalem adalah milik kami, akan selamanya menjadi milik kami dan tidak akan pernah lagi diserahkan kepada sesiapapun,” kata PM Israel, Benyamin Netanyahu pada hari Khamis lalu dalam sebuah pidatonya sewaktu memperingati hari Memperingati Jerusalem.

Netanyahu berbicara di bukit ‘Amunisi’ – sebuah tempat peringatan bagi perajurit Israel yang tewas dalam pertempuran selama perang enam hari. Perang tersebut mengakhiri penguasaan Jerusalem dari tangan Jordan dan menyebabkan penyatuan kembali kota itu.

“Anda.. yang berjuang untuk membebaskan Jerusalem, menghapus penguasaan Jerusalem dari Jordan dengan tubuh anda,” kata Netanyahu yang ditujukan terhadap para perajurit yang gugur. “Anda yang menyatukan kembali kota dan mengizinkan Jerusalem untuk berkembang sekali lagi.”

Kedaulatan Israel di Jerusalem akan menguntungkan umat Islam dan Nasrani serta masyarakat Yahudi, kata Netanyahu menambahkan. “Hanya dibawah kedaulatan Israel kebebasan beribadah dan kebebasan akses bagi umat Nasrani, Muslim dan Yahudi terhadap tempat-tempat suci di Jerusalem dapat terjamin.”

“Hanya dengan demikian setiap pemeluk agama dan semua kelompok minoriti akan dapat meneruskan kehidupan dalam suasana yang aman.”

Netanyahu boleh saja membebel dengan kata-katanya tersebut, namun fakta yang ada tidak boleh dibohongi bahawa penguasaan Israel atas Jerusalem telah mempersulitkan   umat Islam untuk beribadah di Masjidil Aqsa.(fq/isnn/eramuslim/fn)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Related Posts