Tragedi pembunuhan di atas Mavi Marmara – kenangan bergambar

Tidak mungkin aku dapat melupakan tragedi serangan tentera Israel ke atas Mavi Marmara, 31 Mei 2010. Tidak sekali-kali! Wajah-wajah mereka yang dibunuh kejam dan brutal itu tetap segar dalam ingatan, lebih-lebih lagi tatkala melihat gambar susuk Mavi Marmara. Senyuman mereka, kesungguhan mereka, pengorbanan mereka… masyaAllah! Ingatan seperti itu sering membuatkan air mataku menitis.

Saudara-saudaraku yang mulia — Ibrahim Bilgen, Haydar Bengi Ali, Cevdet Kiliçlar, Çetin Topçuoglu, Necdet Yildirim, Yaldiz Fahri, Songür Cengiz, Akyüz Cengiz, dan Furkan Dogan — insyaAllah bumi Palestin tercinta dan masjid al-Aqsa yang mulia akan menjadi saksi kepada darah yang tertumpah dan jiwa yang terkorban.

Semoga Allah memuliakan kamu semua bersama para syuhada. Semoga Allah memberi kekuatan dan kemuliaan kepada keluarga yang kamu ditinggalkan, orang-orang yang kamu cintai dan yang mencintai kamu.

Dan aku? Ya Allah! Tetapkanlah aku bersama perjuangan mereka dengan penuh ikhlas, sehingga nanti bumi Palestin dan masjid al-Aqsa juga menjadi pembela di hari hisab.

 

Pelancaran Mavi Marmara di Istanbul

 

Pelayaran yang dipenuhi dengan ketaatan dan pengharapan kepada Allah!

 

Serangan Israel di waktu subuh yang gelap di tengah lautan luas milik Allah untuk semua makhlukNya

 

Kami diserang dan dibunuh hanya kerana… ingin membantu manusia yang dizalimi di Gaza.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Related Posts